Social Icons

Showing posts with label Book Review. Show all posts
Showing posts with label Book Review. Show all posts

04 January 2009

Cara Gampang Menjadi Penulis Best Seller

’ONE MINUTE WRITER’ Cara Gampang Menjadi Penulis Best Seller

Saya akan garansi, hanya dalam waktu 1x24 jam, anda sudah BISA menulis. Tentu saja dalam waktu itu anda tidak menyelesaikan sebuah buku, tetapi anda sudah bisa menulis beberapa halaman dan sudah kelihatan polanya. Sebab goresan pena yang pertama itulah yang sebenarnya sangat menentukan apakah anda merasa PD (Percaya Diri) untuk terus menulis atau tidak!
Saya akan berikan tips menulis yang paling mudah dipahami oleh siapa pun, karena saya tahu, bagi sebagian orang, menulis adalah pekerjaan yang sangat sulit. Dan saya tidak ingin mengulang seperti sebagian buku-buku yang mengajarkan menulis secara teoritis.
Saya akan jelaskan, bagaimana memilih topik bahasan yang bernilai dan dibutuhkan masyarakat serta bagaimana membuat judul yang menarik. Lebih dari itu, saya akan berikan tips bagaimana menggali potensi dan kelebihan anda agar dapat ditulis dan bermanfaat bagi masyarakat. Sebab seringkali orang memiliki kelebihan dan keahlian dibidang tertentu tetapi mereka sering kali merasa minder (tidak percaya diri) dengan apa yang dimilikinya sehingga menyimpannya rapat-rapat keahlian itu.
Saya juga perlu tegaskan disini, selama saya menulis 4 (empat) buku yang diantaranya 3 (tiga) buku best seller serta puluhan artikel yang dimuat di beberapa media, saya belum pernah mengikuti kursus menulis. Saya hanya belajar secara otodidak dan mengandalkan ’ilmu’ kepepet. Nah, ’ilmu’ inilah yang akan saya tularkan kepada anda. Kalau saya bisa, anda pun pasti BISA.
Manfaat apa yang akan Anda dapatkan dengan membaca ebook ini? Anda akan bisa menulis dalam waktu singkat
  • Anda bisa mendapatkan ide-ide brilian sebagai bahan tulisan
  • Anda akan tahu bagaimana mengemas ide-ide brilian itu menjadi tulisan yang menarik untuk dibaca.
  • Anda akan mengerti bagaimana membuat judul yang menarik dan sesuai isinya
  • Anda akan bisa mengatasi hambatan-hambatan dalam menulis, termasuk mengatasi kebuntuan dalam menulis
  • Anda akan mengetahui bagaimana membuat susunan penulisan yang menarik dan memudahkan pembaca memahami ide yang Anda sampaikan
  • Anda akan tahu bagaimana meningkatkan 'pamor' buku Anda dengan cara yang sederhana. Dengan pamor yang ada, buku Anda akan menjadi menarik minat untuk dibaca ribuan bahkan jutaan orang
  • Anda akan tahu bagaimana mendapatkan promosi gratis dari berbagai media
Semua penjelasan dalam ebook ini saya jelaskan seringkas-ringkasnya dan jelas, sehingga Anda cepat memahami dan mempraktekkan isinya. Apa yang saya tuliskan dalam ebook ini tentu sudah saya praktekkan sendiri, karena saya adalah penulis sekaligus pengelola beberapa penerbitan. Mudah-mudahan, dengan pengalaman itu, apa yang saya sampaikan kepada Anda dapat bermanfaat.
Berapa nilai investasi yang Anda butuhkan untuk mendapatkan "One Minute Writer" ini?
Seharusnya nilai investasi yang pantas untuk ebook ini beserta BONUS-BONUS yang saya berikan adalah Rp199.500,00
Tapi...., bila Anda memesan hari ini Berapa nilai investasi yang Anda butuhkan untuk mendapatkan "One Minute Writer" ini? Seharusnya nilai investasi yang pantas untuk ebook ini beserta BONUS-BONUS yang saya berikan adalah Rp199.500,00
Tapi...., bila Anda memesan hari ini Minggu, 12 Oktober 2008 sampai pukul 24.00 WIB, Anda hanya membayar Rp 50.000 ,- saja... Saya berikan DISCOUNT hingga 75% lebih.Hanya Rp50.000,00 bukan Rp199.500,00
Minggu, 12 Oktober 2008 sampai pukul 24.00 WIB, Anda hanya membayar Rp 50.000 ,- saja... Saya berikan DISCOUNT hingga 75% lebih.
Hanya Rp50.000,00 bukan Rp199.500,00
Ditambah 5 BONUS EBOOK tentang bisnis dan keuangan yang saya tulis sendiri, maupun penulis lainnya. Ebook ini akan membantu meningkatkan karir atau bisnis yang sedang Anda jalankan:



07 September 2008

Bioetika Islam Dalam Transplantasi Organ & Eutanasia

Oleh ARDA DINATA


Judul Buku : Kloning, Eutanasia, Transfusi Darah, Transplantasi Organ, dan Eksperimen pada Hewan: Telaah Fikih dan Bioetika Islam
Penulis : Abul Fadl Mohsin Ebrahim
Penerjemah : Mujiburohman
Penerbit : PT. Serambi Ilmu Semesta 2004
Tebal : 200 halaman

SERING kali, orang itu berhasil mengatasi sakit ringan dengan beristirahat, melakukan proses pengobatan, menjalani diet, dan lainnya. Namun, kita tidak dapat menampik kemungkinan bahwa suatu saat, salah satu organ tubuhnya tidak berfungsi lagi dengan baik. Pada saat inilah, tergantung pada sifat kerusakan organ. Orang itu harus menjalani pembedahan atau mengganti sama sekali organ tubuhnya yang rusak melalui transplantasi.

Mengganti organ tubuh yang sakit atau rusak sebenarnya sama sekali bukanlah inovasi abad modern. Jeff E. Zhorne menyatakan bahwa sejak awal abad ke-8 SM, para ahli bedah Hindu telah melakukan transplantasi kulit untuk mengganti hidung yang hilang karena penyakit sipilis, perang fisik, atau hukuman atas suatu kejahatan. Dalam literatur hadis juga dituturkan peristiwa 'Ufrajah, seorang sahabat Nabi saw. yang kehilangan hidung dalam suatu pertempuran dan diganti dengan hidung palsu dari perak. Hidung peraknya beberapa waktu kemudian menimbulkan bau yang tidak sedap, sehingga ia meminta nasihat Nabi saw. Nabi kemudian menganjurkan agar ia mengganti hidung perak itu dengan hidung palsu lain dari emas.

Dalam buku yang ditulis oleh Abul Fadl Mohsin Ebrahim, Guru Besar Studi pada Universitas Durban-Westville, Afrika Selatan ini, diungkapkan setidaknya ada tiga tipe transplantasi organ. Pertama, autotransplantasi. Tipe ini meliputi praktik-praktik transplantasi yang menggunakan bagian-bagian tubuh atau organ dari, dan pada, tubuh si pasien itu sendiri. Dalam hal ini, transplantasi kulit, tulang rawan, otot, dan tulang merupakan praktik-praktik yang sering dilakukan dalam bedah ortopedis.

Kedua, homotransplantasi (allotransplantasi). Tipe ini meliputi transplantasi organ pada spesies yang sama, seperti sesama manusia atau sesama binatang dari spesies yang sama. Ketiga, heterotransplantasi. Tipe ini merupakan transplantasi dari hewan kepada manusia atau antara hewan satu dengan hewan lain dari spesies yang berbeda.

Terlepas dari fakta bahwa berbagai tipe transplantasi organ ditujukan untuk mengurangi penderitaan dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Namun, transplantasi organ juga memunculkan banyak persoalan etis-hukum Islam. Autotransplantasi tidak menimbulkan masalah karena transplantasi ini dilakukan dengan menggunakan bagian-bagian tubuh atau organ dari si pasien itu sendiri. Tetapi, dua tipe transplantasi lainnya menimbulkan sejumlah persoalan.

Misalnya, transplantasi ginjal babi, yang ukurannya hampir sama dengan ginjal manusia, kemungkinan berhasil dilakukan dalam waktu dekat, sehingga akan menjadi salah satu pilihan realistis bagi banyak orang. Namun kita tahu, hukum Islam melarang pemanfaatan bagian tubuh hewan mati serta bagian apa pun dari babi. Lalu dapatkah kaum Muslim menerima ginjal babi ketika ginjal mereka tidak berfungsi? Jika jawabannya ya, maka timbul keharusan untuk meneliti keabsahan eksperimen pada binatang dari sudut pandang Islam.

Untuk mencari tahu jawaban seputar permasalahan transplantasi organ ditinjau dari segi keilmuan kedokteran (medis) maupun telaah fikih dan bioetika Islam tersebut, kita bisa menemukannya di dalam buku yang memiliki tebal 200 halaman ini. Buku ini, secara garis besar dibagi menjadi empat bagian yang terdiri dari 17 bab.

Bagian satu, membahas masalah eksperimen pada hewan. Pada bagian ini diungkap tentang hak-hak hewan, perlindungan hewan dalam Islam, praktik para ahli pengobatan muslim, dan bagaimana prinsip-prinsip hukum Islam dalam eksperimen pada hewan.

Bagian dua, membahas seputar transfusi darah yang meliputi bebarapa konsep tentang darah, realitas transfusi darah saat ini, dan bagaimana ketentuan-ketentuan fikih berkait masalah transfusi darah. Pada bagian tiga, membahas masalah transplantasi organ manusia. Masalah yang dibahas meliputi, bagaimana pemanfaatan bagian tubuh manusia menurut fikih, pandangan ulama kontemporer tentang transplantasi organ, resolusi fikih tentang transplantasi organ; bagaimana menyikapi pencantuman donor organ dalam wasiat dan seputar masalah kloning manusia.

Pada bagian empat, dibahas seputar masalah waktu kematian. Pada bagian akhir ini kita diajak untuk melihat tentang penentuan kematian dari sudut ilmu kedokteran, konsep kematian dalam Alquran, pertimbangan ulama tentang akhir hidup manusia, bagaimana resolusi fikih tentang kematian otak, dan masalah eutanasia.

Terkait masalah eutanasia, dalam buku ini diungkapkan bahwa eutanasia pada hakikatnya adalah pencabutan nyawa seseorang yang menderita penyakit parah atas dasar permintaan atau kepentingan orang itu sendiri. Dengan kata lain, eutanasia artinya membiarkan seseorang mati dengan "mudah dan baik". Atau sebagai "pembunuhan dengan belas kasih" terhadap orang sakit, luka-luka, atau lumpuh yang tidak memiliki harapan sembuh, dan didefinsikan pula sebagai pencabutan nyawa -dengan sebisa mungkin tidak menimbulkan rasa sakit-seorang pasien yang menderita penyakit parah dan mengalami kesakitan yang sangat menyiksa (hal. 148).

Sementara itu, menyangkut motivasi melakukan eutanasia, para pendukung eutanasia menjustifikasi pendirian mereka berdasarkan hal-hal berikut: (a) Faktor ekonomi, (b) Pertimbangan ruangan, tempat tidur, petugas, dan peralatan medis di rumah sakit yang justru dapat dimanfaatkan oleh pasien-pasien yang lain, dan (c) Mati dengan layak (hal. 155).

Pertanyaannya, bila fakta bahwa transplantasi organ tidak dapat menanggulangi problem penyakit parah, akankah eutanasia diizinkan sebagai jalan untuk mengakhiri penderitaan pasien? Jawabannya ada dalam buku ini. Walaupun diakui oleh penulisnya, buku ini bukanlah jawaban final untuk problem-problem seputar masalah di atas, tetapi insya Allah, buku ini menjadi titik tolak bagi studi lebih lanjut. Apalagi meski buku ini hasil terjemahan, tapi kita yang membacanya terasa nyaman, mengalir, dan mudah dipahami. Pokoknya, tidak rugi mengoleksi buku ini. Lebih-lebih topik ini masih jarang ada di pasaran. Wallahu a'lam.***

Penulis pencinta buku, praktisi kesehatan dan pendiri Majelis Inspirasi Alquran & Realitas Alam (MIQRA).

Tulisan ini dimuat di HU Pikiran Rakyat, Bandung edisi:06 Desember 2004.

MyBlog ARDA DINATA:Dunia Kesehatan Lingkungan: http://arda-dinata.blogspot.com
Dunia Inspirasi & Motivasi Hidup: http://miqra.blogspot.com
Dunia Penulis Sukses: http://ardapenulis.blogspot.com

Memimpin Adalah Berkorban dan Melayani

Judul Buku: Revolusi Bolivarian: Hugo Chavez dan Politik Radikal
Penulis : Nurani Soyomukti
Penerbit : Resist Book
Cetakan : Pertama, Mei 2007
Tebal: 209 Halaman

MENCARI pemimpin yang ”oke” segala-galanya memang sudah jadi asa kita selama ini.Tapi, selesaikah persoalan, jika kita punya pemimpin yang baik dan ”oke” segalanya? Jalan masih panjang, bahkan kita harus melacak juga akar masalah yang mendera negera-negara di dunia.

Hadirnya pemimpin yang baik adalah salah satu upaya kita menyelesaikan masalah. Tapi, masalah utama adalah seberapa pantas sistem kapitalisme saat ini mengatur kehidupan satu masyarakat? Sayangnya, kita mesti mengakui bahwa sistem buatan manusia ini tak laik jalan lagi. Mari kita tengok Indonesia. Di negeri ini, sejak pemimpin yang pertama sampai yang sekarang, selalu berujung pada kondisi kolaps.

Melihat penyebab yang saling terkait, banyak orang lantas berpikir bahwa antara sistem dan individu itu seperti ayam dengan telur; tidak bisa dibedakan mana yang lebih dulu. Pola pikir dikotomis seperti ini tidak boleh digunakan, karena yang harus dilakukan adalah membangun keduanya secara simultan. Individu yang baik tidak akan lahir dalam sistem yang buruk.

Sebaliknya, sistem yang baik tidak akan sempurna kebaikannya jika para pelaksananya buruk.
Buku ini mengungkapkan kepada kita potret kepemimpinan radikal yang sekarang sedang eksis di dunia internasional. Sosok yang dimunculkan itu adalah Hugo Chavez (Venezuela). Hugo Chavez adalah nama yang fenomenal. Setelah menduduki kursi kepresidenan, ia segera menggerakkan serangkaian politik radikal yang dijuluki sebagai Revolusi Bolivarian. Satu revolusi yang mengambil inspirasi dari cita-cita Simon Bolivar.

Buku ini menyingkap bagaimana Revolusi Bolivarian terbentuk, cita-cita dan keberhasilan yang dicapainya, serta bagaimana rakyat melalui Lingkaran Bolivarian mengorganisasi diri dan meraih kemenangan. Satu buku wajib yang penting untuk dibaca bagi siapa saja yang mendambakan politik radikal dan perubahan revolusioner di negeri ini.

Mau tahu negeri mana yang menggaji ibu rumah tangga? Ingin tahu negeri mana yang menggratiskan pendidikan dan kesehatan? Itulah yang sekarang sedang berjalan di Amerika Latin. Presidennya dengan keberanian yang memukau, menasionalisasi puluhan perusahaan asing dan dengan ”nekat” membagi susu sekaligus beras gratis untuk penduduk miskin. Di sana, seorang dokter harus bertanggung jawab pada puluhan keluarga miskin. Rakyat benar-benar diurus dan mereka yang miskin mendapat prioritas pelayanan. Presidennya hidup sederhana, dan tidak pernah merasa gentar dengan Amerika. Inilah kisah tentang Presiden Radikal yang tidak hanya memenangkan pemilu tapi juga memenuhi harapan rakyat kecil.

Sang penulis buku, menjerit menyaksikan apa yang terjadi di Indonesia. Pada saat para penguasa Amerika Latin melakukan nasionalisasi aset bangsa, maka Indonesia tambah girang menjual aset ekonomi nasional. Ketika Iran membangun program perumahan rakyat miskin , kita disuguhi fakta terjadinya penggusuran atas nama kebersihan dan ketertiban kota. Di kala Argentina mengangkat menteri khusus yang memburu mantan presiden yang kejam, kita malah punya jaksa agung yang menghadiahi ampunan untuk mantan kepala negara yang nyata berbuat salah. Pada waktu seorang presiden melakukan pemotongan gaji untuk semua kabinet, kita malah menaikkan gaji para anggota parlemen dan sejumlah pejabat. Buku ini ditulis semula untuk mengembalikan keyakinan dasar kita bahwa masih ada pilihan pemimpin alternatif.
Seorang pemimpin, sepatutnya seorang revolusioner. Tegar, tegas, dan memiliki keberanian. Mohammad Hatta pernah menyatakan, orang revolusioner harus berani hidup sengsara sandiri dan berani berdiri sendiri. Apa pun godaan dan cobaan , keyakinannya harus tetap ada.

Sudah saatnya bagi kita untuk memikirkan bahwa perkara kepemimpinan bukan sekadar persoalan siapa yang layak, melainkan "kemampuan dan kesediaan" mereka dalam berkorban untuk rakyat. (Kurnia, mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung)***

Sumber: http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2007/112007/15/kampus/buku.htm

MyBlog ARDA DINATA:
Dunia Kesehatan Lingkungan: http://arda-dinata.blogspot.com
Dunia Inspirasi & Motivasi Hidup: http://miqra.blogspot.com
Dunia Penulis Sukses: http://ardapenulis.blogspot.com

Menuju Widyaiswara Profesional


Judul: Widyaiswara Menapak di Era Digital
Penulis: Lintang Suharto Rivai
Penyunting: Budiman
Terbit: November 2007
Penerbit: Penerbit Buku Ilmiah Populer - PT Sarana Komunikasi Utama
Tebal: xi + 160 halaman

Ketika membaca buku ini Anda bisa bertukar pengalaman dengan penulisnya mengenai banyak hal mengenai dunia widyaiswara. Sebut saja mulai dari tantangan di era teknologi komunikasi dan informasi, kesepakatan global menuju 2015, good governance, hingga menuju widyaiswara yang profesional.

Kemampuan penulis dalam buku ini pun tidak diragukan lagi. Bukan apa-apa, ia juga pernah menduduki jabatan penting dalam bidang teknologi informasi di berbagai instansi pemerintah. Di antaranya sebagai Staf Ahli Menteri Negara Komunikasi dan Informasi, Deputi Bidang Pengelolaan Informasi di Lembaga Informasi Nasional (LIN), Tenaga Ahli Menteri Bidang Teknologi Informasi di Departemen Komunikasi dan Informatika, serta yang dijalaninya kini sebagai Widyaiswara Utama.

Seperti diketahui, globalisasi telah menjadi bahan pembicaraan sejak tahun 1990 di kalangan ilmuwan barat. Revolusi teknologi informasi dan komunikasi (ICT) membuat dunia ini semakin kecil dan kian terintegrasi. Revolusi digital telah membuat terobosan di bidang komunikasi, menggantikan sistem transmisi analog dengan digital, menghasilkan komunikasi yang lebih jernih pada jarak yang lebih jauh, dan biaya yang lebih murah.

Internet sebagai hasil revolusi teknologi memungkinkan transfer data secara cepat dan efisien pada skala global. Lalu bagaimana Indonesia menyikapinya? Tampaknya sumber daya aparatur belum sepenuhnya menyadari betapa hebatnya pengaruh ICT yang menyebabkan perubahan paradigma dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Belum timbul awareness bagaimana kita harus bersikap, bagaimana kita harus melayani masyarakat.

Pola Tradisional

Sementara itu, Resolusi Hak Asasi Manusia dengan Pasal 19-nya telah memaksa pemerintah di mana pun di bumi ini untuk membuka informasi yang menjadi hak publik. Namun apa daya, aparatur masih berjalan dengan pola tradisional, rapat dengan bertatap muka setiap saat, berjam-jam antri menunggu giliran untuk mendapatkan pelayanan publik. Ada yang salah di negeri ini, sumber daya aparatur yang tidak peka terhadap perubahan paradigma.

Selama 1 tahun 9 bulan menjadi widyaiswara, penulis mendapatkan berbagai pengalaman dalam dunia kewidyaiswaraan. Bagaimana seorang widyaiswara yang seharusnya berpengetahuan luas, profesional, dan sangat kompeten di bidangnya dapat memperoleh semua itu jika mereka tak memiliki ruang kerja, prasarana, dan sarana kerja?

Bagaimana seorang widyaiswara dapat mengajarkan dan melatih seseorang menjadi melek informasi, manakala dirinya sendiri masih buta? Bagaimana pendidikan dan pelatihan kepemimpinan dapat menghasilkan calon pemimpin yang siap mengendalikan e-government, apabila semua mata ajar hanya merupakan dongeng penunggu waktu rehat saja?

Profesi widyaiswara memang laksana pisau bermata dua. Bagi sekelompok orang, widyaiswara merupakan profesi yang terhormat karena peran mereka menghantarkan informasi kepada anak didik melalui pengajaran. Namun bagi sebagian orang, menjadi widyaiswara seperti akhir dari kariernya sebagai abdi negara. Seolah-seolah jabatan tersebut merupakan tempat pembuangan pegawai negeri sipil (PNS) yang dianggap tak berguna.

Pro-kontra semacam itu tak perlu dibesar-besarkan. Bukankah di era digital ini pengajar dan pelatih, termasuk widyaiswara, memiliki peran yang tak kalah pentingnya? Jelas bahwa pendidikan dan pelatihan masa kini haruslah berorientasi pada information literacy (melek informasi) untuk menjawab berbagai persoalan global.

Di sinilah peran widyaiswara agar bisa bisa membukakan informasi yang bertebaran di jagat maya. Dan di buku ini, penulis memaparkan berbagai kiat dalam menghadapi era digital yang sedemikian majunya.

Menciptakan "Awareness"

Dr Moedjiono, MSc, Staf Ahli Bidang Hubungan Internasional dan Kesenjangan Digital, Departemen Komunikasi dan Informatika menyambut positif terbitnya buku ini. Menurutnya, buku ini sangat membantu pihaknya dalam menyosialisasikan perkembangan teknologi infomasi dan komunikasi (ICT), meningkatkan information literacy, dan menciptakan awareness khususnya bagi para pegawai negeri sipil.

Sementara itu, Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi, Lembaga Administrasi Negara Prof Dr J Basuki, MSi menambahkan, perkembangan ICT sangat mempengaruhi pola kehidupan sosial yang tentunya harus diikuti oleh kesiapan pegawai negeri sipil sebagai pelayan masyarakat.

Dengan terbitnya buku ini, kata Basuki, bisa menambah referensi tentang perkembangan ICT yang berpengaruh pada penciptaan SDM aparatur dan bermanfaat bagi perkembangan Diklat sebagai organisasi pembelajar, dan widyaiswara sebagai manusia pembelajar. [SP/Rina Ginting]

Sumber: http://www.suarapembaruan.com/News/2007/11/18/Buku/buku01.htm

MyBlog ARDA DINATA:
Dunia Kesehatan Lingkungan: http://arda-dinata.blogspot.com
Dunia Inspirasi & Motivasi Hidup: http://miqra.blogspot.com
Dunia Penulis Sukses: http://ardapenulis.blogspot.com

Jadilah Wanita Kaya


Judul buku:"Rich Woman"
Penulis: Kim Kiyosaki
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun:2007
Tebal: xvii + 268 halaman

Wanita harus mempunyai pendapatan sendiri, supaya jangan tergantung pada pria. Lagi pula, cinta uang tidak selalu akar kejahatan, justru kekurangan uang yang mendorong orang berbuat jahat. Banyak pria yang terpaksa menjadi penjahat, banyak wanita yang menjadi pekerja seks komersial (PSK) -hanya karena kekurangan uang. Maka jelas, kekurangan uang mendorong orang berbuat jahat.

Statististik di Amerika Serikat membuktikan 47 persen dari wanita yang berusia 50 tahun ke atas, hidup melajang. Rata-rata waktu wanita tidak bekerja (tidak menghasilkan uang sendiri) 14,7 tahun-Sementara pria hanya 1,6 tahun. Ini artinya, secara keuangan, mayoritas perempuan sangat tergantung pada pria (suami).

Sementara tingkat perceraian (divorce rate) di Amerika 54,8 persen. Siapa yang lebih banyak mengasuh anak? Tentu saja perempuan. Maka seharusnya perempuan harus membekali diri dengan sumber finansial, yang bisa menjamin kehidupan keluarga (andaikan ternyata bercerai).
Fakta-fakta ini diungkapkan Kim Kiyosaki (halaman 40-41). Pada tahun pertama perceraian 73 persen wanita mengalami masalah finansial. Untuk usia wanita manula (yang sudah bercerai), tiga dari empat wanita hidup miskin, padahal semasih menikah mereka tidak miskin. Karena usia rata-rata wanita 7-10 tahun lebih lama dari pria, maka seharusnya wanita harus lebih membekali diri dengan sumber keuangan.

Apa yang direkomendasikan Kim? Bukan supaya wanita mempunyai pekerjaan bergaji tinggi, tetapi supaya mempunyai bisnis sendiri. [Lisbeth Sianipar, pencinta buku]

Sumber: http://www.suarapembaruan.com/News/2007/11/11/Buku/buku03.htm

MyBlog ARDA DINATA:
Dunia Kesehatan Lingkungan: http://arda-dinata.blogspot.com
Dunia Inspirasi & Motivasi Hidup: http://miqra.blogspot.com
Dunia Penulis Sukses: http://ardapenulis.blogspot.com

Berguru pada Trump dan Kiyosaki


Judul buku:Why We Want You to be Rich (Dua Pria Satu Pesan)
Penulis:Donald Trump & Robert T Kiyosaki
Penerbit:Gramedia
Tahun: 2007
Tebal: 391 halaman

Jarang sekali dua kampium wiraswasta yang sekaligus penulis kawakan, bekerja sama erat untuk suatu proyek penulisan - yang hasilnya menjadi buku laris ini. Sebagai konglomerat, Donald Trump tentu sering bekerja sama dengan pengusaha lain, demikian juga Kiyosaki. Namun dua orang terkenal berpadu untuk sebuah buku, tak banyak.

Laksana praktik jurnalistik yang seringkali name make news, juga terjadi pada buku ini. Ada apa dua nama besar dalam bisnis dan kepenulisan bekerja sama? Apa yang mereka bahas? Seakan-akan, jaminan nama besar kedua penulis, juga menjadi jaminan kualitas buku ini. Kalau mau jujur, agaknya memang, ya.

Setelah roman Pramudya Ananta Toer (Bumi Manusia), buku terlaris di Indonesia hingga sekarang adalah Rich Dad Poor Dad karya Kiyosaki, sudah belasan kali dicetak ulang. Hingga kini, tak kurang dari 10 buku Kiyosaki yang sudah diterbitkan dalam bahasa Indonesia. Di Amerika Serikat, selama tiga tahun Rich Dad Poor Dad bertengger dalam buku best seller di The New York Times.

Menurut Kiyosaki, penasihat investasi (ilmuwan) adalah orang yang bisa menunjukkan jalan yang benar, namun dia sendiri belum pernah melaluinya. Manajer investasi merekomendasikan membeli suatu saham tertentu, namun dia sendiri tidak membelinya. Sedangkan guru, adalah orang yang menceritakan pengalamannya. Donald Trump dan Kiyosaki, adalah guru - yang nyatanya lebih berhasil dengan mengabaikan saran-saran penasihat investasi.

Kaya Tambah Kaya

Buku ini bermula dari keprihatinan Donald dan Kiyosaki bahwa perkembangan ekonomi dunia sekarang ini, orang kaya bertambah kaya. Hukum kehidupan 90:10, masih saja berulang. Sembilan puluh persen populasi, hanya menguasai sepuluh persen aset ekonomi. Sedangkan populasi kecil yang sepuluh persen, justru menguasa 90 persen aset.

Mengapa hal ini terus berulang? Karena populasi yang 90 persen, tidak mempunyai pendidikan finansial. Bukan dalam artian pendidikan keuangan di perguruan tinggi, tetapi kecakapan menggunakan uang, kecakapan menciptakan peluang untuk diri sendiri-agar tidak tergantung pada gaji bulanan.

Bagi Kiyosaki, seperti yang banyak disinggung dalam buku-buku lainnya, masalah utama kita bukanlah menabung dan menabung. Tabungan kita akan menjadi aset bagi bank, sama dengan liabilitas (kewajiban, kredit) kita, menjadi aset bagi bank. Kita dapat apa, kecuali pusing mengatur cicilan setiap bulan? Maka bagi Kiyosaki, penabung adalah pecundang, sama pecundangnya dengan investor pembeli reksa dana.

Intisari buku ini ada di halaman 56, Kiyosaki mengutip Donald, "jadilah menjadi penasihat investasi untuk diri sendiri"-yang juga salah satu judul bab buku Donald dalam How To Get Rich. "Kami bukan menjual nasihat investasi ... kami adalah guru ... kami ingin mengajari anda cara memancing untuk diri sendiri," tulis Kiyosaki.

Uang bukan untuk ditabung, tetapi untuk diinvestasikan. Jika harus menabung lama baru bisa berinvestasi, berarti yang cocok untuk kita bukanlah investasi dengan modal uang, tetapi investasi lain: investasi waktu dan otak. Cari peluang bagus, manfaatkan the other people money (OPM)-termasuk uang bank.

Cara penulisan Donald dan Kiyosaki, bukan ditulis bersama-sama, tetapi menyepakati topik-topik bahasan. Kiyosaki memberi tanggapan, disusul Donald (yang dalam lay out berupa boks dan jenis huruf yang berbeda). Sebelum Donald menulis, dia diberi hak untuk membaca naskah Kiyosaki terlebih dahulu.

Buku ini mudah dicerna, karena ditulis dengan gaya bertutur dan dengan bahasa ringan. Kalau seandainya anda belum membaca buku-buku Kiyosaki sebelumnya, tak perlu gentar-sebab sebagai guru, kedua penulis memang betul-betul menyadari agar buku ini berguna bagi sebanyak mungkin populasi dunia, sehingga harus disajikan secara ringan dan elok.

Kalau di halaman 7, Kiyosaki mengatakan bahwa buku ini bukankah tentang "bagaimana" menjadi orang kaya, jangan terlalu percaya, sebab pembelaan itu hanya kerendahatian seorang guru. Nyatanya, dari semua buku Kiyosaki sebelum ini, buku inilah yang paling praktis. Kalau dalam buku-buku sebelumnya Kiyosaki lebih banyak menjawab pertanyaan mengapa, baru dalam buku ini pertanyaan bagaimana dijawab lebih kental. [Susi Christiana, pencinta buku]

MyBlog ARDA DINATA:
Dunia Kesehatan Lingkungan: http://arda-dinata.blogspot.com
Dunia Inspirasi & Motivasi Hidup: http://miqra.blogspot.com
Dunia Penulis Sukses: http://ardapenulis.blogspot.com

06 September 2008

7 Formula Hidup Sukses


Judul : 7 Formula Hidup Sukses
Pengarang : Jaafar Muhammad
Penerbit : PTS Publications & Distrbutors
Genre : Motivasi Pembangunan Diri
Mukasurat : 246 halaman
Cetakan Pertama : 2005
ISBN : 9833372082

Pegangan hidup yang menentukan nilai dan membentuk sikap individu. Tingkah laku adalah cermin bagi pegangan hidup. Salah laku, displin diri yang rendah, menyeleweng, membazir, sombong, mudah kecewa, tidak yakin, malas. penakut dan kedekut berpunca daripada pegangan hidup yang keliru

Buku ini menjadi asas pengurusan nilai dan budaya organisasi khususnya dalam membantuk pegangan hidup dan cara berfikir. Antara tajuk yang dibincangkan adalah:
Hala Tuju KehidupanPeraturan HidupPenilaian KehidupanPeraturan Kehidupan
Buku ini sesuai dibaca oleh individu yang mahu berubah dan sukses dalam segala urusan
Kandungan

Formula 1 :Bahasa Kehidupan
Bab 1 :Sudah Berubah
Bab 2 :Ubah dalam Jiwa
Bab 3 :Tidak Faham Bahasa
Bab 4 :Proses Memahami dan Menyedari Kehendak Tuhan

Formula 2 :Kenali Pemilik Kehidupan
Bab 5 :Tuhan adalah Pemilik
Bab 6 : Pemilik Harta B
ab 7 :Tanda Membuktikan
Bab 8 :Tak Kenal Maka Tak Cinta
Bab 9 :Pencipta dan Pereka Bentuk
Bab 10 :Pemimpun dan Pengurus Alam
Bab 11 :Penyedia Keperluan Alam
Bab 12 :Pemerintah Alam
Bab 13 :Pengajar dan Pendidik Alam
Bab 14 :Pemberi Hukuman
Bab 15 :Menghidup dan Mematikan
Bab 16 :Adakah Alam Ini Ada Pencipta?
Bab 17 :Mana Salahnya?
Bab 18 :Mengakui Tuhan Sebagai Pemilik
Bab 19 :Kesannya
Bab 20 :Mengabdikan Diri
Bab 21 :Makna Hamba
Bab 22 :Gantikan Perkataan Sembah
Bab 23 :Hamba Perlu Bekerja
Bab 24 :Siapakah Hamba?
Bab 25 :Cintakan Dia
Bab 26 :Ingat Selalu padanya
Bab 27 :Sayangkan Pemberiannya
Bab 28 :Menghina Diri kepadanya
Bab 29 :Taat kepadanya
Bab 30 :Menghina Diri kepada Pemilik Kemuliaan
Bab 31 :Menghina Diri dan Taat seperti Nabi Muhammad
Bab 32 :Bimbang dan Takut kepadanya
Bab 33 :Bimbang Tidak Dapat Kasih Sayangnya
Bab 34 :Bimbang Terlanggar Hukumnya
Bab 35 :Bimbang dan Takut Seksaannya
Bab 36 :Bimbang dan Takut seperti Nabi Muhammad
Bab 37 :Bergantung kepadanya
Bab 38 :Bergantung Harap seperti Nabi Muhammad
Bab 39 :Berserah Diri kepadanya
Bab 40 :Berserah Diri seperti Nabi Muhammad
Bab 41 :Kehidupan adalah Pengabdian
Bab 42 :Pengabdian yang Salah dan Betul
Bab 43 :Kesan Tauhid

Formula 3 : Hala Tuju Kehidupan
Bab 44 :Unsur Kejadian
Bab 45 :Jiwa Lebih Penting
Bab 46 :Tujuan Hidup
Bab 47 :Cara Mengabdikan Diri
Bab 48 :Tugas
Bab 49 :Tanggungjawab
Bab 50 :Senarai Tanggungjawab
Bab 51 :Keperluan dan Peralatan
Bab 52 :Nilai dan Potensi Diri
Bab 53 :Berjaya dalam Hidup

Formula 4 :Alam Kehidupan
Bab 54 :Pejabat dan Peralatan
Bab 55 :Tidak Betul Sekularisme dan Rabbani
Bab 56 :Pandangan Hidup Rabbani
Bab 57 :Tahu Ciri dan Sifat Peralatan
Bab 58 :Makna Hidup Kurang Tepat dan Lebih Tepat
Bab 59 :Kehidupan adalah Peperiksaan
Bab 60 :Kehidupan adalah Perniagaan

Formula 5 :Peraturan Kehidupan
Bab 61 :Definisi Agama
Bab 62 :Definisi Din
Bab 63 :Definisi Islam
Bab 64 :Peraturan Hidup Pegawai Tuhan
Bab 65 :Din Islam
Bab 66 :Agama Mana Lebih Dahulu?
Bab 67 :Manual Kehidupan
Bab 68 :Rukun Pengabdian
Bab 69 :Rukun Islam dalam Proses Pembangunan Manusia

Formula 6 :Pimpinan Kehidupan
Bab 70 :Tanda Kasih Sayang
Bab 71 :Kerasulan Sebagai Tanda Kasih Sayang Tuhan
Bab 72 :Mesej dan Fungsi Rasul
Bab 73 :Salah Anggapan ke atas Rasul
Bab 74 :Tamadun Manusia Sebelum dan Selepas Kedatangan Nabi Muhammad
Bab 75 :Kerasulan dan Sistem Hidup Islam Sebelum Nabi Muhammad
Bab 76 :Kerasulan dan Sistem Hidup Islam Semasa Nabi Muhammad

Formula 7 :Penilaian Kehidupan
Bab 77 :Penilaian Kerja
Bab 78 :Betulkan Dulu Makna Amal
Bab 79 :Elemen Kerja atau Amal
Bab 80 :Kerja adalah Bukti Pengabdian
Bab 81 :Lima Hari Kehidupan
Bab 82 :Dunia Tempat Kerja
Bab 83 :Akhirat Tempat Terima Ganjaran
Bab 84:Dunia akan Hancur
Bab 85:Kerja adalah Bukti yang kekal
Bab 86:Upah Diberi kepada Pekerja Berdaftar
Bab 87:Pekerjaan dan Kehidupan
Bab 88:Tidak ada Masa Pencen

MyBlog ARDA DINATA:
Dunia Kesehatan Lingkungan: http://arda-dinata.blogspot.com
Dunia Inspirasi & Motivasi Hidup: http://miqra.blogspot.com
Dunia Penulis Sukses: http://ardapenulis.blogspot.com

19 August 2008

Very Interesting Discounts On Travel

Book Review: If You Are Over Fifty, You Are Entitled To Some Very Interesting Discounts On Travel:

Title: Unbelievably Good Deals and Great Adventures That You Absolutely Can't Get Unless You're Over 50 (2005-2006
Author: Joan Rattner Heilman
ISBN: 0071438297
Publishers: McGraw-Hill:
The following review was contributed by: NORM GOLDMAN: Editor of Bookpleasures.

REVIEW

No age group represents such an enormous market of potential consumers than those over the age of fifty.

According to author Joan Rather Heilman, author of Unbelievably Good Deals and Great Adventures That You Absolutely Can't Get Unless You're Over 50 (2005-2006), more than a quarter of the population of the United States is over 50, and by the 2020 it is expected to reach one third.

It is little wonder why the business community actively courts this sector of the population that controls most of the wealth of the USA.If you are one of the lucky ones who have reached the "big five O," hold onto your wallets before you fork out money for hotels, car rentals, tour packages, college courses, airfare, entrance admission to parks, restaurants, buses, trains, sports activities, and even shopping.

Heilman passes out all kinds of "goodies," as if we are children in a candy shop, with hundreds of tips as to how to stretch your vacation dollars.

Dividing the book into twenty chapters, the author presents excellent insights pertaining to various value-added possibilities. However, as stated by the author, it is essential that if you are over fifty, you must very often ask for these discounts. Most vendors and their representatives will not voluntarily offer them to you.

Most of the book is devoted to savings the over fifty crowd can enjoy from the travel industry. Realizing that this sector of the population is the most ardent travelers, it is only logical that the travel industry would offer all kinds of price reductions.

Heilman details the offerings of the various airlines with their names, phone numbers and web sites. Similarly, discounts pertaining to hotels, motels, car rental companies are listed.

Are you looking for some alternative lodging? Did you know that Del Webb Sun Cities, the largest builder of active communities offers a Vacation Getaway program, where you can enjoy low-cost, short vacation stays so that you can sample the lifestyle to see whether you would like to move in? Bear in mind, however, that in order to qualify one partner in a visiting couple must be over the age of 55.

In addition, the reader will discover all kinds of deals concerning trains, buses and boats pertaining to North America and elsewhere. Companies such as Amtrak, Via Rail in Canada, Greyhound Lines, train passes in Britain, France and other European countries offer some kind of a discounts, although requirements as to age may differ.

If you are a sport's enthusiast, Heilman presents a comprehensive rundown of assorted clubs, tours, associations, and other institutions that offer different vacation possibilities as skiing, cycling, walking, golfing, even softball, where special privileges and discounts are offered. Names, phone numbers, and website addresses are included.

In addition to being a nifty addition to one's library, this reader friendly book would make a great birthday gift for anyone celebrating his or her "big five O."

Test Footer


BLOG IS MY SALESMAN ARDA DINATA:
ARDA BLOGGING SUCCESS:
| PULSA KEKAYAAN GRATIS | Arda News Success | Blogging Success | Wisdom Business | Quantum Writers | Inspiring Intelligence | Mosquito & Public Health | Getting Rich | Writers Success | Sprituality Health | Farmakologi | Sanitary | Physiology | House Keeping | Pollution News | Photografy|


| ARDA EKLIPING INDONESIA | Cara Menjadi Kaya | Dunia Kesehatan Spritual | Dunia Pustaka dan Referensi | Dunia Pemberantasan Penyakit Bersumber Binatang | Dunia Kesehatan Lingkungan | ALIFIA E-Clipping and Reviewing | Reuse News Indonesia | ARDA Reseller News | Rahasia Penulis Sukses | Reseller News Indonesia |

MENU ARDA EKLIPING INDONESIA:
| BERANDA KLIPING | KLIP IPTEK | KLIP PSIKOLOGI | KLIP WANITA | KLIP KELUARGA | KLIP ANAK CERDAS | KLIP BELIA & REMAJA | KLIP GURU & PENDIDIKAN | KLIP HIKMAH & RENUNGAN |

MENU HIDUP SEHAT DAN KAYA:
| Dunia Spritual dan Kesehatan | Rahasia Menjadi Kaya | Dunia Reseller | Reuse News | Pustaka Bisnis |

MENU ARDA PENULIS SUKSES:
| Inspirasi Penulis | Rahasia Penulis | Media Penulis | Sosok Penulis | Pustaka Penulis |

MENU AKADEMI PEMBERANTASAN PENYAKIT BERSUMBER BINATANG:
| Dunia P2B2 | Dunia NYAMUK | Dunia LALAT | Dunia TIKUS | Dunia KECOA | Pustaka P2B2 |

MENU AKADEMI KESEHATAN LINGKUNGAN:
| Inspirasi ARDA | Dasar KESLING | P.Sampah | Tinja & Aair Limbah | Binatang Pengganggu | Rumah & Pemukiman Sehat | Pencemaran Lingkungan Fisik | HYPERKES | Hygiene Sanitasi Makanan | Sanitasi Tempat Umum | Air Bersih | Pustaka Kesehatan |

MENU MIQRA INDONESIA:
| Home Inspirasi | Opini | Optimis | Sehat-Healthy | Keluarga-Family Life | Spirit-Enthusiasm | Ibroh-Wisdom | Jurnalistik | Lingkungan-Environment | Business | BooK | PROFIL | Jurnal MIQRAINDO | Reseller News Indonesia |

DAFTAR KORAN-MAJALAH INDONESIA:
| Pikiran Rakyat | KOMPAS | Galamedia | Republika | Koran Sindo | Bisnis Indonesia | Sinar Harapan | Suara Pembaruan | Suara Karya | Suara Merdeka | Solo Pos | Jawa Pos | The Jakarta Post | Koran Tempo | Media Indonesia | Banjarmasin Post | Waspada | Suara Indonesia Baru | Batam Pos | Serambi Indonesia | Sriwijaya Post | Kedaulatan Rakyat | Pontianak POS | Harian Fajar | Harian Bernas | Bangka Post | Harian Surya | Metro Banjar | Pos Kupang | Serambi Indonesia | Kontan | Majalah Gamma | Majalah Gatra | Majalah Angkasa | Majalah Intisari | Majalah Info Komputer | Majalah Bobo | Majalah Ummi | Majalah Sabili | Majalah Parentsguide | Majalah Suara Muhammadiyah | Majalah Amanah | Majalah Tabligh | Majalah Insight |Majalah Annida | Majalah Network Business | Tabloid PC+ | Majalah Komputer Easy | Tabloid NOVA |Loka Litbang P2B2 Ciamis |


MIQRA INDONESIA GROUP
Kantor Pusat
: Jl. Raya Panganadaran Km.3 Pangandaran Ciamis 46396
Telp. (0265) 630058
Copyright © 2006-2010, Miqra Indonesia,
Email : miqra_indo@yahoo.co.id
Homepage : http://www.miqra.blogspot.com/
Design by Arda Dinata,
Wong Tempel Kulon - Kec. Lelea - Kab. Indramayu - Indonesia